contoh lukisan aliran realisme

Realisme Adalah: Pengertian, Tokoh, Contoh

Realisme adalah aliran seni yang menayangkan realita secara jujur. Pelajari apa itu realisme, sejarah, tokohnya bersama SapaKreatif.
Home » Seni » Realisme

Seni rupa merupakan sarana bagi manusia untuk menyampaikan kegundahan hati dan pikirannya. Sarana ini tersedia dalam beragam bentuk yang memiliki seperangkat filosofi dan aturannya sendiri. Salah satu contohnya adalah aliran atau gerakan seni bernama realisme.

Aliran ini dipopulerkan oleh pelukis asal Perancis pada abad ke-19. Jika diperhatikan dengan teliti, semua seniman realis mempunyai ciri khas yang sama, yaitu ingin menampilkan jerih-payah pekerja buruh dan masyarakat kelas bawah.

Pengertian Realisme

Secara umum, realisme adalah aliran seni yang berusaha menampilkan realita secara jujur, walaupun sangat menyakitkan. Penganut realisme tidak mau mengindahkan kenyataan dan berusaha menampilkan detail buruk sekecil apapun.

Aliran realisme adalah gerakan seni pertama yang secara gamblang melawan pihak yang berkuasa. Filosofi para senimannya cenderung ‘memberontak’, misalnya anti-pemerintah dan menentang status-quo.

Seniman realis tak segan mengkritisi petinggi monarki dan kaum borjuis yang dituduh sebagai biang keladi. Meskipun para pemilik modal adalah satu-satunya sumber pemasukan para pelukis, mereka tetap mempertahankan nada kritisnya.

Ibarat semacam gerakan untuk ‘menolak lupa’, seniman realis menampilkan suasana politik, budaya, dan ekonomi di pertengahan abad ke-19. Inilah alasan kenapa gaya lukisan realisme sangat suram.

Sejarah Aliran Realisme

Dalam sub-bab sejarah realisme, kita akan membahas fakta menarik dan lini masa realisme.

Fakta Menarik Riwayat Realisme

1. Asal-mula Realisme Sangat Brutal

Berdasarkan catatan sejarah, aliran ini lahir di tengah revolusi yang hebat. Pada tahun 1850-an sempat terjadi krisis ekonomi dan pergolakan politik di Perancis. Lapisan masyarakat yang paling terbebani oleh huru-hara ini adalah pekerja dan masyarakat kelas bawah.

Kekacauan ini rupanya sangat mengerikan sampai harus mengguncangkan dunia kesenian. Mengikuti kekacauan tersebut, para seniman terobsesi menampilkan kehidupan orang pada umumnya.

Kehidupan manusia menjadi fokus perbincangan pada masa itu, hal ini dicerminkan oleh karya-karya seni yang semakin sering mengangkat kehidupan masyarakat pinggiran.

2. Realisme adalah Respon terhadap Romantisme

Ciri khas romantisme adalah gaya seni yang dramatis dan eksotis. Para seniman mulai menolak gagasan ini karena dianggap meremehkan penderitaan masyarakat.

Maka dari itu, banyak ahli yang mengatakan bahwa realisme adalah antitesis atau kebalikan dari romantisme. Beberapa juga menganggap bahwa gerakan ini adalah cikal bakal modernisme.

Kenapa bisa jadi pertanda modernisme? Karena realisme lahir di puncak revolusi industri dan unsur-unsur tradisional dalam seni mulai hilang.

Sepanjang perkembangannya, realisme telah berevolusi menjadi bentuk-bentuk lain. Variasi paling menonjol ada dua:

  • Realisme Piktorial atau gerakan realis yang tumbuh di Amerika Serikat
  • Realisme Sosial di Uni Soviet yang bernuansa paham Marxisme

Lini Masa Sejarah Aliran Realisme

Di bagian ini, kita akan membahas perkembangan aliran realisme dalam urutan kronologis. Merangkum dari buku Michael Fried yang berjudul Courbet’s Realism (1990), sejarah realisme dibagi ke dalam 3 babak.

1. Peletakan Batu Pertama oleh Gustav Courbet

Menurut Fried, aliran realisme bermuara dari pemikiran seorang seniman Perancis bernama Gustav Courbet. Pada awal abad ke-19, dia sering melukis kegiatan sehari-hari para pekerja disekitarnya.

Courbet mulai mengajak seniman lain untuk mengikuti langkahnya. Meninggalkan kemewahan romantisme dan berangkat dari kesederhanaan lingkungan sekitar.

2. Realisme Mendunia

Tak disangka, pendekatan realisme mulai tersebar melampaui batasan Perancis. Negara yang paling gencar mengadopsi aliran ini salah satunya adalah Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Lukisan realis Amerika Serikat sering menggambarkan lingkungan miskin dengan sangat detail. Sedangkan di Uni Soviet, kesengsaraan masyarakat malah ditampilkan sebagai aksi perjuangan dan tanda loyalitas kepada negara.

3. Realisme Mempengaruhi Aliran Lain

Pengaruh realisme begitu besar sehingga pemahamannya mempengaruhi perkembangan gerakan impresionisme pada tahun 1860-an. Impresionisme hampir mirip dengan realisme, cuma dia berfokus pada interpretasi pribadi dan bukan pada keserupaan.

Kamu bisa menemukan prinsip realisme dalan gerakan lain di abad ke-20, seperti fotorealisme dan hiperrealisme. Kedua aliran tersebut mengandalkan perkembangan teknologi untuk mereproduksi realita dengan detail yang tak tertandingi.

Ciri Khas Aliran Realisme

Mengingat sejarahnya, realisme adalah pendekatan seni yang memaparkan pelaku dan penikmat seni terhadap kebenaran yang menyakitkan. Karya seni yang lahir di bawah naungan aliran ini sering mengangkat kehidupan kelas pekerja di perkotaan dan pedesaan. Namun, karakteristik gambar realis tak sebatas itu, ciri khas karya seni lukis bergaya realis antara lain adalah:

  • Subjek lukisan realisme dibingkai serealistis mungkin, tanpa berpose dan dihiasi pernak-pernik atau cahaya yang tidak sesuai dengan keadaan aslinya.
  • Lukisan realis merepresentasikan realita dengan sangat presisi dan objektif, karena pelukis realis bertekad menggambarkan hal baik tanpa menyembunyikan hal buruk kenyataan.
  • Topik yang diangkat erat dengan isu-isu sosial pada masanya dan pelukis realisme menjauhi tema-tema khayal seperti mitologi dan religi.

Tokoh Aliran Realisme

1. Gustave Courbet

Jean Desire Gustave Courbet adalah pelukis Perancis yang memimpin gerakan realisme pada abad ke-19. Sebagai seniman, dia berhak mendapatkan status legendaris karena pemikirannya yang inovatif dan berani memuat komentar sosial dalam karyanya.

Lukisan Courbet yang paling berpengaruh diciptakan di penghujung 1840 hingga awal 1850. Karyanya menantang norma-norma kesenian pada masanya dengan memilih rakyat jelata sebagai subjek. Ketika pelukis lain membawa tema-tema agamis atau historis, Courbet memilih topik yang kontroversial.

Apa sih pemikiran Courbet yang menarik untuk kita bahas? Menurut kalian, apa ciri-ciri aliran realisme? Jawab dalam hati.

Apakah jawabanmu adalah “lukisan nyata yang dibentuk dari goresan garis yang sempurna”? Kalau jawabanmu masih seperti itu, artinya kamu belum membaca artikel ini dengan seksama.

Bagi Courbet, seni ibarat ‘tes litmus’ bagi kondisi masyarakat. Tugas seniman adalah melaporkan kabar kita kepada kanvas, baik atau buruk. Sayangnya, pemikiran Courbet banyak menuai kontroversi sehingga lukisan-lukisannya sering dikritik.

2. Jean Francois Millet

Permasalahan yang dilalui oleh Courbet juga dialami oleh Jean-Francois millet. Seperti Courbet, Millet sering membahas topik-topik kemanusiaan dalam lukisannya.

Millet baru bisa melepas lega seusai revolusi Perancis, karena kritikus seni dan aktivis liberal mulai mendorong pertumbuhan seniman lokal. Sehabis itu, pelukis-pelukis yang memuat tema serupa mulai diterima dan diapresiasi. Namun, ketika masyarakat desa mulai merantau ke kota akibat revolusi industri, figur pekerja dan petani kembali jadi tabu.

Pada masanya, karya Millet dan Courbet menjadi titik pusat perbincangan politik. Melansir Visual Arts Cork, Millet sebenarnya tidak tertarik berkecimpung dalam keruhnya dunia politik. Tetapi kepekaannya terhadap kondisi sosial menyentuh (dan bahkan menyinggung) orang-orang di sekitarnya.

Millet lahir di Normandy, Perancis Utara. Dia berasal dari keluarga petani, tapi itu tidak menghalanginya untuk belajar membaca dan menimba ilmu.

Jean Francois Millet tidak pernah belajar melukis secara formal, melainkan secara tradisional di daerah asalnya. Sebelum menemukan aliran realisme, dia sering melukis potret bangsawan dan menggambar adegan-adegan mitologi seperti seniman lainnya.

3. Edouard Manet

Edouard Manet dikenal sebagai pewaris Courbet, karena pendekatannya terhadap seni hampir serupa. Ketimbang fokus pada hidup petani, Manet memilih suasana hidup perkotaan.

Walaupun latarnya lebih modern, masyarakat masih saja mengkritisi dan mencemoohi lukisannya. Alasannya tidak sedramatis Millet dan Courbet, namun menarik untuk diingat. Manet dicap sebagai seniman mesum dan imoral karena subjeknya kerap melepas busana.

4. Tokoh Aliran Realisme Indonesia

Indonesia juga memiliki pelukis lokal yang berkecimpung di aliran realisme. Menurut SapaKreatif, pelukis realis Indonesia yang menempati posisi tiga teratas adalah: Barli Sasmitawinata, Basuki Abdullah, dan Dullah.

Barli Sasmitawinata adalah seniman ternama Indonesia yang berasal dari Bandung. Sebagai pelaku seni, karyanya sarat dengan filosofi dan gaya realisme. Pada tahun 2000, dia juga sempat dianugerahi penghargaan Satyalancana Kebudayaan oleh mantan Presiden Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid.

Basuki Abdullah adalah seniman lain yang menurut kami sangat menarik. Melansir dari The Jakarta Post, dia sempat mengajar ilmu kesenian pada masa penjajahan jepang. Pencapaian lainnya adalah dia diberi kehormatan untuk melukis potret mantan Presiden RI, Soeharto.

Dullah merupakan pegiat gerakan realis lain yang populer di negara kita. Selain melukis, dia bekerja di Istana Negara sebagai kurator seni pada periode presidensial Soekarno dan Hatta.

Contoh Lukisan Realisme

contoh lukisan realisme
Contoh lukisan aliran realisme yang bernama Burial at Ornans

Lukisan ini menceritakan pemakaman paman Courbet di Perancis. Gerumbulan orang yang kamu lihat adalah semua warga yang datang mengantar jasad sang paman ke tempat peristirahatan terakhir.

Harus diingat, gambar realisme inilah yang menyebabkan kehebohan di Paris pada tahun 1850. Pertama, lukisan ini sangat besar, dengan ukuran panjang 6.6 meter dan selebar 3.15 meter. Kemudian, gaya pelukisannya juga sangat suram dibandingkan gaya-gaya populer pada masanya.

Contoh gambar realis berjudul A Burial At Ornans ini merupakan pengantar tidur aliran romantisisime. Courbet mengatakan bahwa pemakaman yang kalian saksikan sebenarnya adalah pemakaman romantisme.

Rangkuman

  • Pengertian realisme adalah aliran yang menekankan representasi kondisi sosial yang jujur dan otentik tanpa pengindahan
  • Aliran realisme berasal dari Perancis pada abad ke-19 dan kemungkinan besar dicetuskan oleh Gustave Courbet
  • Tokoh realisme dunia antara lain adalah: Gustave Courbet, Jean Francois Millet, dan Edouard Manet
  • Tokoh aliran realisme Indonesia antara lain adalah: Barli Sasmawitanta, Basuki Abdullah, dan Dullah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.