aliran seni lukis

15+ Macam Aliran Seni Lukis Terpopuler dan Penjelasannya

Belajar aliran seni lukis terkenal lengkap dengan pengertian, contoh, hingga penjelasan dan analisis karya.
Home ยป Seni ยป Aliran Seni Lukis

15+ Aliran Seni Lukis Terpopuler dari Naturalisme hingga Surealisme โ€” Sepanjang sejarah, pelukis mancanegara telah mengembangkan pendekatan mereka terhadap teknik melukis. Beragam teknik tersebut memiliki ciri khas masing-masing sehingga dapat dikelompokkan ke dalam sebuah kategori. Kategori tersebut dikenal sebagai aliran, gaya, atau gerakan.

Jika kamu tertarik mendalami ilmu pendidikan dan sejarah seni rupa, maka kamu datang ke tempat yang tepat! Tim SapaKreatif telah mengumpulkan berbagai jenis aliran seni lukis beserta ciri dan tokohnya. Kamu bisa mendapatkan informasi lengkap terkait aliran naturalisme, aliran realisme, aliran surealisme, hingga aliran romantik. Yuk, catat 15+ aliran seni rupa beserta penjelasannya agar tidak lupa!

1. Aliran Naturalisme

  • Naturalisme adalah gaya menggambar yang paling ‘realistik’. Saking miripnya, gambar aliran naturalisme bisa dibilang mirip hasil jepretan foto.
  • Naturalisme sering disalahartikan sebagai realisme. Perbedaannya terletak pada tujuan dari kedua aliran. Aliran seni naturalisme menekankan komposisi visual yang berbanding sempurna dengan rupa sebuah objek di dunia nyata, sedangkan realisme berfokus menyampaikan realita ketimpangan sosial.
  • Naturalisme adalah salah satu gerakan seni yang memperkuat nasionalisme sebuah negara. Lukisan naturalis berisi tuangan rasa kagum seorang seniman atas kampung halamannya. Rasa kagum tersebut kemudian disalurkan oleh pameran agar orang dari berbagai macam tempat bisa mengapresiasi perspektif sang seniman.
contoh lukisan aliran naturalisme
Contoh Lukisan Aliran Naturalisme

2. Aliran Seni Realisme

  • Realisme adalah aliran seni yang muncul di negara Perancis pada abad ke-19. Berbagai sumber sejarah mengatakan bahwa kelahiran realisme dipicu oleh revolusi industri di benua Eropa.
  • Berbeda dengan naturalisme yang bangkit dari seni sastra, realisme bermuara dari seni rupa. Pada tahun 1800-an, pelukis realis mengubah cara berpikir seniman di seluruh penjuru eropa. Mereka menggantikan kemegahan tokoh-tokoh mitologi dan dramatisasi tema-tema agamis dengan kesengsaraan rakyat jelata.
  • Gambar aliran realisme dipandang sebagai salah satu bentuk demonstrasi terhadap golongan penguasa. Lukisan aliran realisme sangat sarat dengan kritik-kritik terhadap tatanan sosial, dunia politik, dan budaya masyarakat abad ke-19. Akibatnya, contoh gambar realisme sangat suram dan mencekam.

Baca Juga: Realisme Adalah: Pengertian, Tokoh, Contoh

3. Aliran Ekspresionisme

  • Dikenal sebagai aliran yang mengambil inspirasi artistik dari perspektif individual seorang seniman. Aliran ini sangat dipengaruhi oleh gerakan simbolisme di penghujung abad ke-19. Tokoh ekspresionis paling populer antara lain adalah Van Gogh dan James Ensor.
  • Ekspresionisme lahir di Jerman, tapi sejarahnya cukup unik karena dia lahir bersamaan di kota-kota yang berbeda. Aliran ini terbentuk sebagai respon terhadap kegundahan hati para seniman di masanya.
  • Ciri khas lukisan ekspresionisme terletak pada unsur garis mereka yang berlika-liku. Goresan kuas yang berputar-putar kesana-kemari mencerminkan pergolakkan emosi para seniman.

Baca Juga: Lukisan Ekspresionisme: Pengertian dan Contoh Gambar

4. Aliran Seni Impresionisme

  • Pada tahun 1860-an, seniman muda pada saat itu memutuskan untuk menyederhanakan aspirasi artistik mereka. Mereka tidak tertarik untuk melukis momen sejarah, tokoh mitologi, atau potret orang-orang hebat. Mereka juga tidak berlomba-lomba mencari kesempurnaan dalam estetika visual.
  • Menurut para ahli, aliran seni ini tertarik untuk melukis kesan atau “impresi” seorang seniman saat melihat sesuatu. Mereka tidak tertarik dengan detail sama sekali, melainkan fokus pada intuisi dan kesan sesaat.
  • Pada umumnya, contoh gambar impresionisme berupa pemandangan, benda, atau manusia. Ciri khasnya terletak pada elaborasi unsur garis dan bidangnya yang sederhana, karena goresan kuasnya lebih ringan dan longgar.

Baca Juga: Aliran Impresionisme: Pengertian, Tokoh, dan Contoh

5. Aliran Seni Romantisme

  • Romantisme lahir di penghujung abad ke-18 dan berpuncak di abad ke-19. Aliran ini lahir di Eropa dan menyebar hingga Amerika Serikat untuk melawan obsesi masyarakat terhadap rasionalisme pada masa pencerahan.
  • Menurut para seniman romantis, emosi dan intuisi sama pentingnya dengan logika dan keteraturan. Aliran romantisme berusaha menanam sentimen dramatisasi dan mendorong imajinasi yang irasional hingga fantastis bagi seniman.
  • Penekanan terhadap subjektivitas ini melahirkan cara baru bagi para seniman untuk mewujudkan kreasinya. Pelukis mulai bereksperimen dengan warna yang mencolok untuk mencerminkan keadaan emosional dan psikologis mereka.

6. Aliran Seni Surealisme

  • Secara sederhana, surealisme adalah aliran yang memproduksi estetika ‘campur aduk’. Menurut Andre Breton, contoh lukisan surealisme adalah visualisasi cara kerja psikis manusia yang sesungguhnya.
  • Penganut surealis sangat terpengaruh oleh karya tulis Sigmund Freud, terutama bukunya yang berjudul The Interpretation of Dreams (1899). Freud yakin kalau mimpi dan pikiran bawah sadar adalah indikator emosi dan keinginan manusia.
  • Gambar surealisme adalah elemen yang sangat mudah untuk dikenali, tapi sangat sulit untuk didefinisikan dan dikategorikan. Setiap seniman surealis memiliki ciri khasnya masing-masing. Secara umum, gambar surealis nampak aneh dan seperti mimpi.

Baca Juga: Aliran Surealisme Adalah: Pengertian, Tokoh, dan Contoh

7. Aliran Futurisme

  • Aliran ini gemar melukis pergerakan atau hal-hal dinamis. Kelompok seniman futuris telah menciptakan teknik-teknik baru untuk mengekspresikan kecepatan dan gerakan, seperti mengaburkan, repetisi, dan penggunaan garis penanda.
  • Penganut futuris juga menggunakan aliran mereka untuk menyampaikan pemikiran terhadap dunia politik dan lanskap sosial. Walaupun hal tersebut juga dilakukan oleh beberapa aliran sebelumnya, futuris lebih gencar dalam menyebarkan pemahaman mereka. Hal ini disebabkan oleh perkembangan pesat dalam teknologi media massa, percetakan, dan transportasi.
  • Ketika Mussolini berkuasa di tahun 1922, dia secara resmi menggandeng seniman futuris. Sejak itu, seniman futuris sering diasosiasikan dengan fasisme yang patriotis dan brutal.

8. Aliran Kubisme

  • Kubisma adalah aliran yang mengambil inspirasi dari arsitektur untuk memecah elemen visual ke dalam bentuk-bentuk geometris. Gambar kubisme cukup unik karena objeknya dilukis sebagai bidang-bidang datar yang disusun di latar belakang dan latar depan.
  • Kubisme melewati dua fase perkembangan: Kubisme Analitis, dan Kubisme Sintetis. Seiring berjalannya waktu, kubisme makin meninggalkan realisme dan lebih menekankan bentuk sebagai penanda sebuah objek dan adegan.
  • Seniman yang menganut aliran seni lukis kubisme menyisipkan elemen budaya pop ke karya mereka. Tokoh populer kubisme antara lain adalah Pablo Picasso dan Georges Braque.

Baca Luga: Aliran Kubisme: Pengertian, Sejarah, Ciri, Tokoh, dan Contoh

9. Aliran Fauvisme

  • Fauvisme adalah gerakan seni modern pertama di abad ke-20. Kontribusi terbesar fauvisme pada seni modern adalah penggunaan warnanya yang tidak mengacu pada realita. Warna sebuah objek digunakan sebagai penanda mood pelukis atau hal-hal representasional lain tanpa harus sesuai dengan objek aslinya.
  • Tokoh aliran fauvisme mengutamakan ekspresi individual. Konten gambar fauvisme berisi pengalaman subjeknya hingga respon pelukisnya terhadap lingkungan sekitar. Gerakan ini mengedepankan intuisi ketimbang teori seni atau topik pembahasan yang dianggap ‘intelektual’.
  • Tokoh fauvisme dikenal dengan istilah The Fauves yang berarti ‘binatang liar’. Kelompok ini terdiri dari pelukis asal Perancis yang mayoritas adalah murid pelukis simbolis terkenal bernama Gustave Moreau.

TERTARIK DENGAN ARTIKEL “SEBUTKAN ALIRAN ATAU GAYA DALAM SENI LUKIS?”, BACA TULISAN RELEVAN LAIN SEPUTAR PENDIDIKAN SENI.

10. Aliran Abstraksionisme

  • Aliran seni lukis abstraksionisme adalah gerakan yang menjauhkan benda asli dari ide yang direpresentasikannya. Sederhananya adalah menahan seorang seniman untuk menyampaikan keberadaan sebuah benda tanpa melukis wujud benda tersebut dalam kanvasnya. Inilah alasan kenapa abstransionisme dikenal sebagai seni non-representasional.
  • Seni abstrak muncul pada awal abad ke-20 dan silsilahnya bisa dilacak dari impresionisme dan kubisme. Kedua aliran tersebut adalah pemicu pemahaman nonrepresentatif pada seniman.
  • Pelopor seni abstrak atau tokoh aliran abstraksionisme pertama di dunia adalah Wassily Kandinsky. Pada tahun 1912 dia menggabungkan garis, bentuk, warna dan unsur seni rupa lain menjadi sebuah lukisan yang harmonis.

11. Aliran Dadaisme

  • Dadaisme adalah aliran seni yang lahir di Swiss pada masa Perang Dunia I. Aliran ini terinspirasi oleh gerakan-gerakan avant-garde seperti kubisme, futurisme, ekspresionisme, dan konstruktivisme.
  • Ciri-ciri aliran dadaisme ditandai dengan penyampaiannya yang kritis terhadap paham nasionalis dan materialis. Tokoh dadaisme seperti Voltaire ingin menyalurkan penolakannya terhadap budaya borjuis.
  • Aliran dadaisme memakai topik yang berlawanan dengan seni arus utama di Eropa pada periode itu. Beberapa pelaku seni dada mengangkat subjek pembicaraan yang cenderung menakutkan dan tidak konvensional, namun upaya itu malah sering dipandang kekanak-kanakan hingga naif.

12. Aliran Konstruktivisme

  • Konstruktivisme adalah aliran dalam seni rupa modern terakhir yang lahir di Rusia pada abad ke-20. Gerakan ini diciptakan oleh seniman rusia yang mendukung Revolusi Oktober 1917. Gaya ini meminjam ide-ide dari kubisme, suprematisme, dan futurisme.
  • Tokoh aliran konstruktivisme tidak suka pada gagasan yang absurd, mereka lebih gemar mengeksplor gagasan yang nyata dan konkrit ketimbang yang khayal. Inilah alasan kenapa contoh gambarnya sering mengangkat bangunan dan arsitektur.
  • Tujuan konstruktivisme adalah menggambarkan pengalaman hidup dalam era modern, mulai dari dinamisme kehidupan kota hingga perasaan waktu yang begitu cepat berlalu dalam kesibukan sehari-hari.

13. Aliran Seni Pop Art

  • Seniman popular art terkenal dengan kolase dan karyanya yang sarat dengan tokoh-tokoh hingga referensi budaya populer. Aliran seni pop art ingin menghapus garis yang membatasi antara seni tinggi (high art) dan seni rendah (low art).
  • Senimam pop art sangat terbantu oleh melesatnya perkembangan teknologi manufaktur dan media massa. Beberapa kritik menunjukkan kalau elemen visual pop art mencerminkan budaya kapitalisme yang sedang menghantui dunia.
  • Beberapa tokoh pop art memulai karirnya di seni komersial: Andy Warhol adalah seorang ilustrator majalah dan James Rosenquist berprofesi sebagai pelukis papan iklan. Latar belakang komersil tersebut membekali mereka dengan teknik dan perbendaharaan pengetahuan budaya arus utama.

14. Aliran Barok (Baroque)

  • Aliran ini sangat dominan di daerah Eropa pada tahun 1500-an. Paham gereja mendominasi masyarakat hingga semua produk budaya yang dihasilkan harus sesuai dengan nilai-nilai katolik.
  • Penyebaran barok di seluruh Eropa dipimpin oleh Paus di Roma dan para penguasa Gereja Katolik di Italy, Perancis, dan Spanyol. Para tokoh agama percaya bahwa seni dapat menanamkan kesalehan di hati penikmatnya.
  • Ciri khas barok adalah penekanan pada pencahayaan yang megah dan menggambarkan keagungan agama melalui elemen visual yang merepresentasikan ketakterbatasan. Senimannya sering menggabungkan arsitektur dengan seni lukis seperti fresco dan quadrature.

15. Aliran Seni Suprematisme

  • Suprematisme adalah aliran seni yang ditemukan oleh seniman Rusia bernama Kazimir Malevich. Malevich adalah tokoh seni paling abstrak dan radikal yang terinspirasi dari seni abstrak. Nama suprematisme berasal dari keyakinan Malevich kalau aliran seni ini lebih baik atau superior dari gerakan tradisional lainnya.
  • Istilah paling terkenal dari suprematisme adalah ‘zero degree’. Konsep ini merujuk pada obsesi seniman suprematisme untuk mereduksi lukisan mereka sampai nyaris tidak bisa dikategorikan sebagai seni. Hal ini tercermin dari unsur seni rupa yang hanya berisikan garis dan bidang datar berwarna dalam sebuah kanvas.
  • Aliran ini ditemukan oleh Malevich saat Rusia masih dalam fase-fase revolusi. Setelah Stalinisme mulai ditegakkan pada tahun 1924, negara mulai membatasi kebebasan berekspresi seniman. Setelah itu, perkembangan aliran suprematisme mulai melambat.

16. Aliran Seni Vortisisme

  • Vortisisme adalah aliran yang ditemukan pada tahun 194 oleh seniman asal Britania Raya bernama Wyndham Lewis. Gerakan ini sedikit dipengaruhi oleh kubisme hingga futurisme dan mulai dipertontonkan ke khalayak luas melalui artikel majalah berjudul Vorticist Manifesto.
  • Ciri khas lukisan vortisisme adalah sudut-sudut tajam dan bidang yang kaku layaknya mesin. Tokoh vortisisme terobsesi dengan daya tarik mesin, sehingga mereka menggabungkan komposisi kubisme dan futuris untuk menciptakan geometri yang unik.
  • Pada tahun 2010, sebuah pameran seni di Amerika mengadakan kegiatan yang membahas kaitan vortisisme dan futurisme. Kegiaatan tersebut berhasil mempertemukan pelukis vortisisme asli Italia dengan komunitas seni Amerika Serikat untuk pertamakalinya.

Bagaimana, sudah hapal semua belum? Berarti kalau kamu diminta untuk sebutkan gaya atau aliran dalam seni lukis di dunia harus bisa jawab semua ya!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.