contoh lukisan surealisme

Aliran Surealisme Adalah: Pengertian, Tokoh, dan Contoh

Surealisme adalah aliran lukisan yang menggambarkan suasana alam mimpi. Belajar semua hal tentang pengertian, ciri, dan gambar surealis.
Home ยป Seni ยป Surealisme

Surealisme adalah aliran seni yang melawan logika. Tokoh surealisme mengambil inspirasi dari alam bawah sadar karena pendekatan realis ‘menumpulkan imajinasi’. Alhasil, mereka menghasilkan lukisan yang menggambarkan keganjilan dan suasana alam mimpi.

Aliran absurd ini mulai mengguncangkan kancah kesenian sejak lahirnya pada abad ke-20. Para penikmat seni rupa tertarik oleh ambiguitas gambar surealis karena ciri khas tersebut memicu perbincangan dan perdebatan.

Masih bingung? Jangan khawatir, aliran surealis adalah gaya yang sedikit membingungkan, karena memang itu tujuannya. Dalam artikel ini, SapaKreatif akan membahas tuntas mulai dari pengertian, ciri-ciri, tokoh, hingga contoh gambar dan lukisan surealisme. Yuk, catat!

Apa yang Dimaksud Aliran Surealisme?

Surealisme tak sebatas aliran seni, dia merupakan gerakan sosial yang diekspresikan melalui seni rupa, sastra, dan bahkan politik. Perang Dunia I menorehkan bekas luka yang dalam dan masyarakat Eropa menyalahkan “pemikiran rasional”.

Gerakan surealisme berangkat dari gagasan dadaisme, mereka sama-sama merangkul kekacauan dan mengambil inspirasi dari irasionalitas. Surealisme memetik ajaran Sigmund Freud yang membahas fenomena alam bawah sadar.

Aliran surealisme mempublikasikan dua dokumen singkat bernama Surrealist Manifesto. Keduanya ditulis oleh Andre Breton di tahun 1924 dan 1929. Sebagai ketua de facto surealis, Andre Breton mendefinisikan surealisme sebagai pemikiran yang membebaskan individu untuk berpikir tanpa batasan rasionalitas dan kekangan norma sosial.

Ciri Khas dan Unsur-unsur Surealisme

  1. Suasana yang menggambarkan keganjilan dunia mimpi dan alam bawah sadar
  2. Juxtaposisi atau penempatan dua objek yang biasanya tidak berhubungan
  3. Penataan benda sehari-hari yang absurd
  4. Automatisme atau gaya lukisan yang terkesan spontan dan tidak disengaja
  5. Ikonografi khas pelukis
  6. Permainan kata-kata melalui elemen visual
  7. Subjek dan objek yang terdistorsi
  8. Desain yang terkesan primitif atau kekanak-kanakan

Jenis Aliran Surealisme

contoh lukisan surealisme figuratif dan biomorfik
Lukisan surealisme figuratif (kiri) dan gambar surealis biomorfik (kanan)

Walaupun menganut aliran yang sama, seniman surealis punya pendekatan berbeda-beda dalam menciptakan karyanya. Seperti yang dijelaskan, pelopor surealis berangkat dari ajaran dadaisme yang menciptakan seni absurd dari benda sehari-hari. Seiring berjalannya waktu, surealisme terpecah menjadi dua kategori: Figuratif dan Biomorfik.

Perbedaannya terletak pada objek yang dilukis. Lukisan surealisme figuratif terinspirasi dari objek dunia nyata, namun ditampilkan ke dalam lokasi atau ruang semesta yang ‘mustahil’. Dalam sisi lain, gambar surealisme biomorfik berbentuk non-geometris bahkan seperti gumpalan daging.

Tokoh Aliran Surealisme

  1. Jean Arp: Seniman Eropa yang lahir pada tahun 1886. Dia memulai karirnya sebagai pelopor dadaisme, namun beralih pada surealisme karena tertarik dengan spontanitas berekspresi dan bentuk-bentuk biomorfik. Pada tahun 1930, Jean Arp menciptakan patung bernama Tete et Coquille (Kepala dan Cangkang) yang dipamerkan bersama seniman surealisme lainnya.
  2. Salvador Dali: Siapa yang tak akrab dengan seniman nyentrik satu ini. Salvador Dali pernah diusir dari komunitas seni karena mengusut ideologi Nazi dalam seninya, meskipun demikian namanya tetap tertulis dalam sejarah sebagai ikon surealisme. Magnum opus Dali berjudul The Persistence of Memory yang terinspirasi ketika sedang halu dari narkoba.
  3. Rene Magritte: Aliran surealisme sudah matang ketika Rene Magritte pindah ke Paris dan bergabung bersama para maestro. Dia terkenal karena lukisan yang mengawinkan realita dan halusinasi secara mengerikan. Ambil saja The Menaced Assassin, yang menampilkan segerombolan orang berdasi dan bertopi bundar ditengah lokasi perkara pembunuhan.
  4. Roby Dwi Antono: Lukisan Roby memuat tema-tema melankolia dan trauma manusia. Menurut SapaKreatif, ikonografinya sangat otentik seakan-akan dipetik langsung dari lubuk hati paling dalam. Elemen visualnya menggabungkan gaya populer dengan pendekatan figuratif. Seniman asli kota Semarang, Indonesia, ini telah mencuri pandangan mancanegara karena lukisannya sudah dipamerkan di Singapura dan Jepang.
  5. Soedibio: Maestro kelahiran tanah Jawa ini dijuluki sebagai nenek moyang aliran surealisme di Indonesia. Sumur inspirasi Soedibio cukup menarik karena dia memetik pengalamannya selama ditawan oleh Belanda pada tahun 1949. Portofolio lukisannya berupa potret manusia dan lanskap pemandangan. Luka berat Soedibio tampak di potretnya seperti To You The People Of Jogja, namun menjadi halus dan asri setelah beralih ke gambar pemandangan.

Sejarah Surealisme

Seni masa lampau nampak surealis di mata dunia kontemporer. Contohnya dalam The Garden of Earthly Delights oleh Hieronymus Bosch yang menampilkan perabotan dan binatang ternak seperti monster. Namun, imaji mengerikan itu kemungkinan besar diciptakan sebagai renungan Injil ketimbang mengeksplorasi kondisi psikis Hieronymus Bosch.

Setahun kemudian, seniman bernama Giuseppe Arcimboldo membuat lukisan bernama Vertumnus. Dia mengawinkan figur manusia dengan buah dan sayuran. Sayangnya, Giuseppe menciptakan Vertumnus hanya sebatas untuk hiburan jadi tidak layak masuk ke dalam kategori surealisme.

Surealisme lahir saat Perang Dunia I, dan penganutnya punya dua tujuan: mengobati kengerian perang melalui seni dan membebaskan manusia dari rasionalitas yang mengakibatkan pecahnya peperangan.

Gambar Surealisme

The Human Condition oleh Rene Magritte (1933)

gambar surealisme
Gambar surealisme “The Human Condition” oleh Rene Magritte (1933)

Portofolio Renee Magritte cenderung memuat permainan visual dan hubungan representasional antara objek lukis dengan objek dunia nyata. Dalam The Human Condition, sebuah kanvas bertengger di atas jendela yang memperlihatkan rumput hijau.

Menariknya, gambar di atas kanvas sama persis dengan pemandangan di luar jendela. Alhasil, gambar tersebut seolah-olah menjadi bagian dari pemandangan, bukan hanya lukisan.

Maestro terdahulu menggunakan trik bernama trome-l’oeil untuk menggambar mural yang seolah melebur dengan realita. Rene Magritte mempraktikkan teknik serupa untuk menegaskan bahwa seni hanyalah perpanjangan dari dunia nyata.

Rangkuman

  • Surealisme adalah aliran seni yang memetik inspirasi dari kondisi psikis manusia; alhasil lukisannya menggambarkan suasana alam mimpi dari baik hingga buruk.
  • Variasi surealisme ada dua, yakni Biomorfik dan Figuratif.
  • Pelukis surealisme dari mancanegara dan Indonesia antara lain adalah: Jean Arp, Salvador Dali, Rene Magritte, Roby Dwi Antono, dan Soedibio
  • Aliran surealisme berasal dari dadaisme dan muncul pada saat Perang Dunia I; fungsinya sebagai obat penenang dan panduan kemerdekaan spiritual.
  • Contoh lukisan surealisme antara lain adalah The Human Condition yang diciptakan oleh Rene Magritte pada tahun 1933.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.