4 penyanyi musik pop paling terkenal

Musik Pop: Pengertian, Ciri, Sejarah, Penyanyi, dan Contoh

Musik Pop merupakan jenis musik terkenal yang lahir di Amerika dan Inggris di tahun 1950-an. Yuk belajar ciri khas, sejarah, dan contohnya.
Home » Seni » Musik Pop

Musik Pop: Pengertian, Ciri, Sejarah, Penyanyi, dan Contoh — Hadirnya genre musik populer merupakan salah satu batu loncatan terbesar sepanjang sejarah seni musik. Secara permukaan, jenis musik ini tak memperdulikan demografi dan batasan-batasan lainnya, karena musik populer adalah milik semua pendengar.

Eits! Pemahaman musik populer tak sesimpel itu, lho. Kami tahu kalian sangat rajin mendengarkan genre populer, tapi tahukah kalian arti musik pop yang hakiki? Yuk pelajari lebih dalam bersama SapaKreatif.

Pengertian Musik Pop

pengertian tentang musik pop
Pengertian lagu populer

Musik pop adalah sebuah klasifikasi untuk membagi jenis musik yang sedang populer di antara sebuah kelompok masyarakat dalam rentang waktu tertentu. Sejatinya, istilah ‘musik populer’ tidak memiliki karakteristik suara yang absolut, karena pemaknaannya selalu berubah berdasarkan lanskap geografi dan periodisasi.

Lalu, bagaimana cara kita mengidentifikasinya? Pop adalah musik yang dirancang khusus untuk memikat pendengar secara massal demi meraup laba sebesar-besarnya. Aliran ini sangat fleksibel, tidak terbatas jenis instrumen apalagi aturan. Intinya, karya-karya pop harus enak didengar, suaranya mudah diingat, dan yang paling penting… populer.

Sebagai aliran yang bersifat komersial, kehadiran musik populer menciptakan kontroversi dalam dunia permusikan. Beberapa musisi memandang rendah genre tersebut, terutama oleh mereka yang berkecimpung dalam aliran yang lebih nyeni. Para seniman garis keras itu melihat pop sebagai genre yang cetek dan menghina intelektual pendengarnya. Namun sebagian bersikap wajar dan melihatnya sebagai bentuk rekreasi, jadi apa salahnya menikmati lagu sebagai hiburan?

Ciri-Ciri Musik Pop

Esensinya, pop hanya memiliki satu aturan: lantunan irama dan melodi yang mudah dicerna dan diikuti. Artinya, lagu-lagu populer tidak boleh terlalu rumit sehingga mempersulit pendengarnya. Alhasil, genre musik pop punya lirik yang berulang hingga tingkat kerumitan sinkopasi dan disonansi yang rendah. 

Supaya lebih gampang, sebaiknya kita menyebutkan ciri khas musik pop yang bisa membandingkan dengan genre lainnya. Berikut adalah karakteristik aliran lagu pop: 

  • Genre ini pada umumnya menggunakan melodi yang sederhana dan cenderung berulang-ulang (loop) sepanjang durasi. 
  • Lagu-lagu pop biasanya memiliki bait (verse) dan pesan inti (chorus) dengan materi musikal yang berbeda dan dihubungkan oleh sebuah bridge. 
  • Gaya vokal pop sangat dipengaruhi oleh aliran R&B, soul, hingga gospel; Sedangkan iramanya dipengaruhi oleh jazz swing, rock and roll, reggae, funk, disko, dan dewasa ini oleh hip-hop.
  • Lirik atau syairnya cenderung memuat pesan-pesan cinta hingga pengalaman dan tantangan yang dilalui anak muda. 
  • Tempo lagu-lagu pop bervariasi; beberapa sangat lambat sedangkan sub genre techno pop punya tempo yang mendebarkan hingga 160 bpm.
  • Sebagai produk komersial, musik populer biasanya didistribusikan oleh label rekaman raksasa seperti Sony BMG, Universal Music Group, AFE Records, dan Aquarius Musikindo.
  • Musik pop atau genre kontemporer memiliki polyrhythm atau dua pola irama yang bermain dalam waktu yang bersamaan tapi saling kontras satu sama lain

Sejarah Musik Pop

Istilah pop adalah singkatan dari kata ‘populer’. Menurut The New Grove Dictionary of Music and Musicians, singkatan tersebut berasal dari Britania Raya untuk mendeskripsikan musik rock and roll yang sedang populer di zamannya. Seiring berjalannya waktu, pemaknaan singkatan itu makin renggang.

Maka dari itu, semesta lagu pop sangat bervariasi karena masing-masing periode memiliki tren popularitas yang berbeda. Sebagai contoh, jazz adalah musik yang populer sepanjang tahun 1920 hingga 1930-an. Sedangkan 1950-an adalah masa kejayaan bagi genre rock and roll untuk memperoleh status lagu pop. Supaya mudah, yuk kita bagi sejarah musik pop berdasarkan periodisasi. 

1890 hingga 1940

Mengutip dari Rebecca Erin Smith, titik berangkat musik pop dapat ditelusuri kembali ke masa ragtime yang awalnya populer di komunitas kulit hitam Amerika. Menilai dari popularitas dan ‘kegembiraan’ genre tersebut, banyak pemerhati sejarah menyimpulkan bahwa struktur iramanya merembes pada pop yang kita kenal saat ini. 

Tak hanya ragtime, beberapa sumber juga mengatakan bahwa sifat ‘berjoget ria’ dalam musik populer harus berterima kasih pada genre rock. Seperti yang kita tahu, rock and roll juga mampu menyihir kaki dan pinggang manusia untuk bergoyang. 

Selain dua hal tersebut, genre lain yang mempengaruhi perkembangan pop adalah blues dan hillbilly. Dua genre tersebut menjadi lagu pop di kalangan rakyat miskin berkulit hitam maupun putih. 

1950 hingga 1980

Sepanjang periode ini, perkembangan musik pop semakin melesat dengan munculnya alat perekam dan manipulasi suara seperti mikrofon dan rekaman rekaman multi track. Teknologi tersebut berperan dalam proses produksi hingga memperluas jangkauan pop.

Mengutip dari Richard Middleton et. al (2001) dalam tulisannya yang dipublikasikan dalam Grove Music Online, mikrofon merevolusi distribusi pop karena memungkinkan para musisi untuk menyimpan lagu dan menayangkannya dalam acara radio, film, dan televisi. 

Selain itu, kehadiran teknologi rekaman multitrack dan digital sampling juga sangat memudahkan para musisi untuk memproduksi karya mereka dalam waktu yang singkat. Pasca lahirnya alat tersebut, para pelaku industri mulai mengeksplorasi gaya dan teknik bermain musik yang makin variatif demi menggapai seluas-luasnya pangsa pasar.

1950 hingga Sekarang

Tahun 1990-an dan abad ke-21 ditandai dengan kebangkitan tren boyband dan girl group. Industri pop pada masa itu juga melihat lonjakan popularitas dua tren tersebut di kawasan Asia dalam bentuk J-Pop.

Pada tahun 2000-an, genre populer mulai berubah menjadi gaya musik yang lebih melebur. Sekarang, pop hampir tidak bisa dibedakan dan dianggap oleh para ahli bukan sebagai genre, tapi sebagai istilah umum untuk merujuk pada jenis musik apapun yang populer pada waktu dan tempat tertentu.

Alat Musik Pop

Karena pop merupakan amalagamasi dari berbagai genre, maka instrumen musiknya tak mengenal batas apapun. Pada dasarnya, apapun bisa jadi sebagai alat musik pop, tapi umumnya yang tergolong adalah: gitar listrik, gitar akustik, bass, drum, dan keyboard.

daftar alat musik pop

Jenis Musik Pop

Pengelompokan Berdasarkan Media Indonesia

Merangkum dari berbagai blog amatir asal Indonesia, mereka mengelompokan pop ke dalam 5 kategori. Kategori yang dimaksud antara lain adalah: pop standar, pop kreatif, pop balada, pop dewasa, dan pop anak-anak.

  • Pop Standar: Aliran pop ini memiliki ciri melodi yang simpel, disamping itu liriknya gampang dihafal pendengarnya.
  • Pop Kreatif: Jenis ini sangat khas karena irama, melodi, instrumen, hingga gaya penyampaiannya cenderung inovatif dan beda dari pop pada umumnya. 
  • Pop Balada: Tipe ini punya tempo yang condong lamban. Musikus balada pada umumnya lebih fokus untuk bersyair sehingga melodinya hanya mengikuti lirik.
  • Pop Dewasa: Selain sarat improvisasi, salah satu karakteristik pop dewasa adalah muatan tema pembicaraan yang lebih kompleks: seperti kisah asmara hingga problematika kehidupan bermasyarakat.
  • Pop Anak: Musik pop anak punya indikator yang simpel, liriknya singkat, topik pembahasannya sesuai dengan rentang umurnya, dan pada umumnya dinyanyikan oleh anak kecil pula.

Pengelompokan Standar Internasional dengan Subgenre

Banyak pelajar yang mengelompokkan musik pop berdasarkan kelima kategori tersebut, tapi metode ini hanya berlaku di lanskap pendidikan kita. Tidak ada dokumentasi dalam jurnal ilmiah internasional manapun yang menggunakan klasifikasi tersebut, hanya valid diantara blogger Indonesia. 

Para ahli mengelompokkan aliran pop dengan subgenre. Merangkum dari berbagai sumber, subkategori pop antara lain adalah: J-Pop, K-Pop, dan Europop. Contoh groyp penyanyinya antara lain adalah Yoasobi, BTS, dan Alphabeat.

Sejauh ini harusnya kalian sanggup menjawab ketika diminta menjelaskan pengertian, ciri, sejarah, hingga alat musik pop. Yuk, catat dan jangan sampai lupa, ya!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.